PADANG β Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol untuk mendukung ketahanan energi dan menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta LPG di Sumatera Bara
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, bersama jajaran manajemen dengan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., di Padang
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menyambut baik kunjungan jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga. Komunikasi antarlembaga dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung stabilitas wilayah dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI, memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran operasional dan distribusi energi
Menurutnya, tantangan geografis Sumatera Barat serta dinamika kebutuhan energi masyarakat membutuhkan koordinasi dan kesiapan berbagai pihak.
βMenjaga kelancaran distribusi energi membutuhkan koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak. Melalui hubungan baik yang terus kami bangun dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat kesiapan operasional Pertamina Patra Niaga dalam memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi,β ujar Fanda.
Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus mengedepankan langkah antisipatif dan komunikasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan serta memastikan pelayanan energi tetap optimal dalam berbagai kondisi.
Bagi Sumatera Barat, kelancaran distribusi energi memiliki arti penting. Kondisi geografis yang terdiri atas wilayah pesisir, perkotaan, hingga kawasan perbukitan dan pedalaman membutuhkan dukungan sistem distribusi serta koordinasi yang baik.
BBM dan LPG bukan sekadar kebutuhan rumah tangga. Ketersediaannya juga menopang aktivitas transportasi, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, sinergi antara Pertamina, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan energi.
Melalui audiensi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berharap hubungan kelembagaan dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol semakin erat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan turut memperkuat ketahanan energi dan mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat di Sumatera Barat. (Zetri)