๐Ÿ“… Sunday, 8 November 2026
BREAKING NEWS

BEI Pacu Warga Cerdas Finansial: Pahami 4 Instrumen Pasar Modal Ini Sebelum Mulai Berinvestasi!

Penulis: Zetri Murni โ€ข 07 November 2026, 12:14 WIB
๐Ÿ‘ 2,510 pembaca

JAKARTA โ€“ Mengusung semangat gotong royong membangun kemandirian finansial, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KPEI dan KSEI, didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026.

Agenda ini sekaligus memperingati 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia dengan tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan.”

Salah satu sesi krusial dalam perhelatan ini membedah topik “Which Investment Fits You?” pada Sabtu (7/11/2026).

Diskusi ini menghadirkan pakar pasar modal untuk membimbing masyarakat agar tidak terjebak tren Fear of Missing Out (FOMO) saat mulai memutar dana di pasar keuangan.

Jangan Asal Ikut-Ikutan, Kenali Profil Risiko

Dalam tradisi lokal, prinsip “menyediakan payung sebelum hujan” sangat relevan dengan dunia investasi. Anggota Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja, menegaskan pentingnya mengenali profil risiko pribadi sebelum membeli produk keuangan.

“Banyak masyarakat tergiur imbal hasil cepat tanpa paham produknya. Saham memang menawarkan capital gain dan dividen tinggi, tetapi fluktuasinya tajam. Jika ingin hasil stabil dengan risiko terukur, obligasi atau ETF adalah pilihan bijak,” jelas Lily.

Sementara itu, Ketua Panitia SOSEDU APRDI 2026, Gresia Kusyanto, menyebut reksa dana sebagai pintu masuk terbaik bagi pemula.

“Melalui reksa dana, dana dikelola penuh oleh Manajer Investasi profesional. Ini solusi ideal bagi masyarakat yang keterbatasan waktu dan modal agar tetap bisa memanen hasil investasi,” tutur Gresia.

Peta 4 Instrumen Utama Pasar Modal

Bagi masyarakat yang ingin mulai melangkah, berikut panduan ringkas 4 instrumen pasar modal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

Saham: Potensi imbal hasil paling tinggi. Cocok untuk tipe investor agresif dengan orientasi jangka panjang.

Reksa Dana: Praktis dan terjangkau. Pilihan tepat bagi pemula karena dikelola langsung oleh manajer investasi.

Exchange-Traded Fund (ETF): Efisien dan fleksibel. Menggabungkan keberagaman isi reksa dana dengan kemudahan transaksi saham secara real-time.

Obligasi: Aman dan stabil. Memberikan imbal hasil tetap berupa kupon berkala, cocok untuk investor tipe konservatif hingga moderat.

Edukasi interaktif dalam CMSE 2026 ini diharapkan mampu mengikis stigma bahwa investasi di bursa itu rumit. Dengan pemahaman mendalam dan langkah terukur, investasi dapatmenjadi budaya baru masyarakat Indonesia menuju masa depan yang mapan. (Zetri)